Penyebab Mengantuk Saat Puasa dan Cara Mengatasinya
Ringkasan
- Mengantuk saat puasa adalah hal wajar karena perubahan pola tidur, penurunan gula darah, dehidrasi, dan kurangnya aktivitas fisik selama berpuasa.
- Rasa kantuk muncul karena tubuh kekurangan energi dan cairan, sehingga aliran oksigen ke otak menurun dan fokus menjadi lebih sulit, terutama di siang hari.
- Mengantuk saat puasa bisa diatasi dengan tidur cukup, memilih makanan sahur dan berbuka yang tepat, mencukupi cairan, tetap aktif bergerak, dan memanfaatkan cahaya matahari.
Mengantuk saat puasa - Sebenarnya, mengantuk saat berpuasa adalah hal yang wajar terjadi.
Bangun lebih pagi untuk sahur, jam tidur berkurang, dehidrasi, sampai kurangnya aktivitas fisik menjadi penyebab munculnya rasa ngantuk saat puasa.
Di artikel ini, kamu akan mendapatkan penjelasan lengkap tentang penyebab munculnya rasa kantuk saat puasa dan juga cara mengatasinya.
Langsung aja kita bahas!
Table of contents [Show]
Apa Penyebab Mengantuk Saat Puasa?
Sebelum kita membahas cara mengatasi rasa kantuk saat puasa, kita harus tau dulu penyebabnya.
Penyebab mengantuk saat puasa antara lain:
1. Perubahan Pola Tidur
Saat puasa, jam tidur sering terganggu karena harus bangun lebih awal untuk sahur dan mungkin tidur lebih larut setelah ibadah tarawih.
Waktu tidur yang berkurang, membuat tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup, sehingga meningkatkan rasa kantuk dan kelelahan di siang hari.
Baca Juga: 7 Cara Mudah Buat Tidurmu Lebih Nyenyak
2. Penurunan Kadar Gula Darah
Saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan selama kurang lebih 14 jam. Hal ini menyebabkan kadar gula darah menurun.
Ketika kadar gula darah menurun, tubuhmu akan merasa:
- lemas / lelah
- sulit fokus
- mudah mengantuk
Inilah alasan kenapa rasa kantuk sering muncul menjelang siang atau sore hari saat puasa.
3. Dehidrasi
Selama puasa, tubuh juga tidak asupan mendapatkan cairan. Jika kurang minum saat sahur dan berbuka, tentu akan memperparah risiko dehidrasi.
Kekurangan cairan dapat membuat aliran darah melambat dan suplai oksigen ke otak berkurang. Akibatnya, tubuh terasa lesu, sulit berkonsentrasi, dan lebih mudah mengantuk.
Baca Juga: 5 Manfaat Minum Air Putih Sebelum Tidur Malam
4. Kurangnya Aktivitas Fisik
Beberapa orang memilih untuk mengurangi aktivitas fisik saat puasa agar tidak cepat lelah. Tapi ternyata tubuh yang kurang bergerak cenderung menjadi lebih lemas karena sirkulasi darah melambat.
Kurangnya aktivitas juga membuat tubuh tidak memproduksi hormon endorfin yang bisa meningkatkan energi dan suasana hati. Akibatnya, tubuh justru terasa lebih berat dan mengantuk.
Bagaimana Cara Mengatasi Rasa Kantuk Saat Puasa?
Setelah kita sama-sama memahami apa saja yang menyebabkan munculnya rasa kantuk saat puasa, kita akan lanjut membahas cara mengatasi rasa kantuk saat puasa.
1. Mengatur Pola Tidur yang Baik
Tidur lebih awal dan menghindari begadang dapat membantu tubuh mendapatkan istirahat yang cukup sebelum bangun sahur.
Menambahkan tidur singkat (power nap) selama 15-20 menit juga dapat membantu mengembalikan energi tanpa membuat tubuh semakin lemas.
Tidur yang cukup dapat menjaga keseimbangan hormon tubuh sehingga rasa kantuk di siang hari saat berpuasa bisa berkurang.
Baca Juga: 10 Manfaat Tidur Siang Saat Puasa
2. Konsumsi Makanan Bergizi Saat Sahur dan Berbuka
Saat sahur dan berbuka, pilih makanan yang:
- mengandung protein (telur, ayam, tahu, tempe)
- tinggi serat (sayur dan buah utuh)
- karbohidrat kompleks (nasi merah dan oatmeal)
Mengonsumsi makanan yang tepat untuk sahur dan berbuka dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil lebih lama dan tubuh tetap bertenaga sepanjang hari selama berpuasa.
Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mengatasi Ngantuk Setelah Buka Puasa
3. Penuhi Kebutuhan Cairan
Agar terhindar dari risiko dehidrasi, kamu bisa menerapkan pola minum 2-4-2:
- 2 gelas saat berbuka
- 4 gelas di malam hari
- 2 gelas saat sahur
Ini adalah rekomendasi minimal konsumsi air putih selama bulan puasa. Jika kalian bisa mengonsumsi lebih banyak, tentu akan lebih baik.
Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh dalam jumlah berlebihan, karena dapat meningkatkan kehilangan cairan dari tubuh.
4. Tetap Aktif Secara Fisik
Untuk menghilangkan ngantuk saat puasa, lakukan aktivitas fisik seperti:
- berjalan kaki
- stretching
- bergerak setiap beberapa jam
Tubuh yang aktif bergerak cenderung memiliki sirkulasi darah yang lebih lancar dan tidak mudah mengantuk dibandingkan tubuh yang terlalu banyak diam.
Baca Juga: Tidur Setelah Olahraga - Apakah Baik atau Berbahaya?
5. Manfaatkan Cahaya Matahari
Paparan sinar matahari di pagi hari membantu tubuh mengatur ritme sirkadian dan meningkatkan produksi hormon serotonin, yang berperan dalam menjaga kewaspadaan.
Berjemur sebentar atau sekadar duduk di tempat yang terkena cahaya alami dapat membantu tubuh tetap segar dan mengurangi rasa kantuk.
Kesimpulan
Mengantuk saat puasa adalah hal yang wajar dan terjadi karena perubahan pola tidur, penurunan kadar gula darah, dehidrasi, serta kurangnya aktivitas fisik.
Tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan ritme puasa, sehingga rasa kantuk sering muncul, terutama di siang hari.
Agar tetap segar dan berenergi selama berpuasa, penting untuk menjaga kualitas tidur, mengonsumsi makanan bergizi saat sahur dan berbuka, mencukupi kebutuhan cairan dan tetap aktif secara fisik.
Dengan menerapkan cara-cara tersebut, puasa bisa dijalani dengan lebih nyaman tanpa terganggu rasa kantuk yang berlebihan.
Itu dia Penyebab Mengantuk Saat Puasa dan Cara Mengatasinya. Share artikel ini ke teman kalian yang kalau puasa bawaannya pengen tidur mulu.
Baca juga artikel menarik lainnya seperti Cara Menghilangkan Mata Bengkak Akibat Kurang Tidur dan 5 Alasan Kenapa Kamu Tidak Boleh Tidur Sore Hari di halaman artikel Yuureco Indonesia!








