Tidur Sambil Duduk Aman atau Berbahaya? Ini Penjelasannya!

By Nizar Aditya 8 Menit 961

Ringkasan

  • Tidur sambil duduk umumnya aman jika dilakukan dalam waktu singkat (15–30 menit) atau dalam kondisi tertentu seperti perjalanan jauh, asam lambung, atau gangguan pernapasan.
  • Namun, posisi ini tidak disarankan untuk tidur rutin karena bisa menyebabkan nyeri otot, kualitas tidur buruk, hingga meningkatkan risiko deep vein thrombosis (DVT) jika terlalu lama.
  • Agar tetap aman, gunakan penyangga leher, atur posisi kursi, dan batasi durasi tidur.

Tidur Sambil Duduk -  Tidur sambil duduk sebenarnya tidak langsung mengganggu kesehatanmu, terutama jika hanya dilakukan sesekali seperti saat power nap di kantor atau ketika perjalanan jauh.

Tapi perlu diingat, posisi tidur sambil duduk sebenarnya tidak ideal untuk dijadikan kebiasaan tidur dalam jangka panjang. Karena, tubuh tidak berada dalam posisi rileks sepenuhnya saat tidur sambil duduk dan bisa menimbulkan berbagai masalah seperti:

  • Gangguan sirkulasi darah
  • Ketegangan otot leher dan punggung
  • Kualitas tidur yang buruk 
     

Lalu, bagaimana jika terpaksa harus tidur dalam posisi sambil duduk? adakah cara melakukannya dengan aman dan nyaman?

Langsung aja kita bahas!

Manfaat Tidur Sambil Duduk dalam Kondisi Tertentu

Tidur sambil duduk akan bermanfaat dalam kondisi tertentu seperti saat perjalanan jauh atau dalam kondisi medis tertentu. Berikut penjelasannya:

1. Berguna Saat Perjalanan Jauh

Dalam kondisi seperti di pesawat, kereta, bus, atau mobil, tidur sambil duduk menjadi satu-satunya pilihan posisi tidur yang memungkinkan untuk dilakukan.

Tidur sambil duduk juga bisa jadi pilihan terbaik untuk menghindari risiko microsleep saat mengemudi sendiri.

Lebih Lanjut:  Cara Aman Tidur di Mobil Saat Perjalanan Jauh

Dengan mengatur posisi tidur yang tepat serta menggunakan perlengkapan tidur yang nyaman, kamu tetap bisa tidur sambil duduk saat melakukan perjalanan jarak jauh.

2. Mengembalikan Konsentrasi dan Fokus Saat Bekerja

Setelah beraktivitas dari pagi sampai siang hari, kemampuan otak kita untuk menjaga fokus akan menurun. Terkadang kondisi ini membuat kita kurang konsentrasi untuk menyelesaikan pekerjaan menuju sore hari.

Salah satu cara untuk mengembalikan konsentrasi dan fokus saat bekerja adalah tidur siang. Tidur dalam posisi duduk menjadi satu-satunya pilihan yang mungkin dilakukan, terutama buat kalian yang kerja kantoran.

Baca Juga:  5 Manfaat Tidur Siang - Berapa lama dan Jam Berapa

Tidur siang sambil duduk di tempat kerja bisa tetap nyaman dan bermanfaat asalkan Kamu mengetahui cara yang aman. Lanjut baca buat tau caranya di akhir artikel ini.

3. Membantu Mengurangi Asam Lambung

Tidur dalam posisi duduk juga bisa membantu mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Posisi tubuh yang sedikit lebih tegak mampu menahan cairan asam tetap berada di lambung selama Kamu tidur.

4. Membuat Pernapasan Lebih Lega

Posisi duduk dapat membantu membuka saluran pernapasan selama tidur.

Posisi tidur sambil duduk dapat meringankan tekanan pada paru-paru dan difragma dibanding saat berbaring. Jadi, posisi ini cocok buat Kamu yang sedang mengalami sesak napas atau memiliki gangguan pernapasan tertentu.

5. Direkomendasikan dalam Kondisi Media Tertentu

Pada beberapa kasus seperti pasca operasi atau kondisi tertentu, tidur dalam posisi setengah berbaring atau cenderung duduk, memang dianjurkan untuk menghindari tekanan pada bagian tubuh tertentu.

Risiko Tidur Sambil Duduk yang Perlu Kamu Waspadai

Meskipun bermanfaat (dalam kondisi tertentu), tidur sambil duduk tetap memiliki beberapa risiko jika dilakukan terlalu lama atau terlalu sering.

Berikut beberapa risiko tidur sambil duduk yang perlu kamu waspadai:

1. Gangguan Sirkulasi Darah (Risiko DVT)

Saat kamu tidur sambil duduk dalam waktu lama tanpa banyak bergerak, darah dalam tubuhmu akan lebih banyak terkumpul di bagian bawah kaki karena adanya gaya gravitasi.

Dalam kondisi normal, kontraksi otot kaki saat berjalan atau bergerak membantu memompa darah kembali ke jantung.

Namun, saat kamu diam dalam posisi duduk untuk waktu yang lama, aliran darahmu akan melambat dan bisa menyebabkan penggumpalan darah atau DVT.

Dampaknya bisa berbahaya. Jika gumpalan darah ini terlepas dan terbawa aliran darah ke paru-paru, bisa terjadi emboli paru. Kondisi ini bisa menyebabkan sesak napas mendadak, nyeri dada, bahkan kondisi fatal jika tidak segera ditangani.

Selain itu, gangguan sirkulasi darah juga bisa membuat kaki kesemutan atau terasa berat setelah terbangun.

2. Merasa Lelah Setelah Bangun

Terkadang, kita memang terpaksa atau bahkan tidak sengaja tidur sambil duduk. Kita akan kesulitan mendapatkan posisi yang nyaman dan bahkan tubuh kita tidak benar-benar rileks saat tidur dengan posisi ini.

Karena tidak berada dalam kondisi rileks saat tidur, Kamu akan merasa lelah bahkan capek setelah bangun. Hal ini biasanya dialami oleh orang yang berpergian jauh menggunakan bus, pesawat atau mobil.

Jadi, kalau kamu bertanya “kenapa yah kalau tidur di bus, pesawat atau mobil kadang ngerasa pegal atau bahkan pusing?” Sekarang kamu sudah tahu salah satu penyebabnya, yaitu kamu tidur dalam kondisi yang kurang nyaman.

Baca Juga:  Bangun Tidur Badan Terasa Lelah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

3. Menyebabkan Nyeri Otot

Saat tidur di kursi, leher, punggung dan bahu tidak mendapat penopang yang cukup. Hal ini bisa menyebabkan otot menjadi tegang dan terasa sakit setelah bangun.

Jika kebiasaan ini berlangsung lama, bisa berdampak pada perubahan postur tubuhmu dan bahkan bisa menimbulkan nyeri kronis yang berkepanjangan di bagian tubuh tersebut.

4. Tidak Baik Jika Dilakukan Setelah Makan

Kalau kamu langsung tidur dalam posisi duduk setelah makan, proses pencernaan bisa terganggu karena tubuhmu tidak dalam posisi optimal untuk mencerna makanan dengan baik.

Hal tersebut terjadi karena posisi tubuh tidak sepenuhnya optimal untuk kerja sistem pencernaan, meskipun dalam beberapa kasus bisa membantu mengurangi refluks asam.

Terus gimana dong solusinya kalau kita terpaksa tidur sambil duduk, terutama saat perjalanan jauh?

Berapa Lama Tidur Sambil Duduk yang Masih Aman?

Tidur sambil duduk masih tergolong aman jika dilakukan dalam durasi 15–30 menit.

Hal ini terjadi karena tubuh belum mengalami tekanan statis terlalu lama yang bisa mengganggu sirkulasi darah dan menyebabkan ketegangan otot.

Jika lebih dari itu, risiko seperti pegal, kaki kesemutan, hingga gangguan aliran darah mulai meningkat. Terutama jika kamu tidak bergerak sama sekali.

Cara Tidur Sambil Duduk yang Lebih Aman dan Nyaman

Walaupun tidur sambil duduk tidak direkomendasikan untuk dilakukan, berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan jika kamu terpaksa tidur dalam posisi duduk supaya tetap aman dan nyaman:

1. Gunakan Penyangga Leher dan Punggung

Tidur dalam posisi duduk tanpa penyangga bisa menyebabkan leher tertekuk ke samping atau ke depan. Kondisi ini berisiko membuat otot leher menjadi tegang dan sakit setelah bangun.

Dengan menggunakan bantal leher berbentuk U, kepala mendapatkan sandaran yang cukup sehingga posisi leher tetap stabil.

Baca Juga:  10 Merek Bantal yang Bagus - Rekomendasi & Harga Terbaru 2026

2. Atur Sandaran Kursi

Duduk tegak saat tidur membuat tubuh sulit untuk rileks, sedangkan berbaring sepenuhnya juga tidak selalu memungkinkan.

Dengan menyandarkan kursi sekitar 40–45 derajat, tubuhmu bisa berada dalam posisi yang lebih mendekati tidur berbaring. Hal ini dapat mengurangi tekanan pada punggung dan leher.

Posisi ini juga membantu mencegah kepala terjatuh ke depan secara tiba-tiba dan bisa menyebabkan terbangun mendadak dan mengganggu kualitas tidur.

3. Tambahkan Penyangga Punggung

Menggunakan bantal kecil di punggung bawah dapat membantu menjaga postur alami tulang belakang, mengurangi tekanan pada punggung hingga mencegah munculnya rasa nyeri setelah bangun tidur.

Bantal Motif Warna Peach Merek Yuureco : Kece Series

Bantal Motif Warna Peach Merek Yuureco : Kece Series

4. Jangan Menyilangkan Kaki

Menyilangkan kaki atau melipatnya saat tidur sambil duduk bisa menghambat aliran darah, membuat kaki terasa kesemutan, dan meningkatkan risiko pembekuan darah.

Selain itu, posisi ini juga bisa memberi tekanan lebih pada salah satu sisi tubuh, yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan atau nyeri setelah bangun.

Oleh karena itu, usahakan untuk menjaga posisi kaki tetap lurus atau sedikit ditekuk tanpa menyilangkan agar sirkulasi darah tetap optimal.

5. Pilih Durasi Tidur yang Pendek

Tidur dalam posisi duduk terlalu lama juga bisa menyebabkan tubuh terasa lebih kaku dan lelah setelah bangun.

Karena memang, posisi duduk tidak memungkinkan tubuh untuk benar-benar rileks selama tidur.

Dengan membatasi waktu tidur sekitar 10–30 menit, kamu bisa mendapatkan manfaat tidur singkat tanpa mengalami efek samping seperti rasa pegal atau kantuk berlebihan setelah bangun.

Durasi tidur yang pendek ini juga ideal untuk tidur siang di kantor atau saat perjalanan tanpa membuat tubuh terlalu tegang.

Baca Juga:  Tips Atasi Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel

Kesimpulan

Jika kamu harus tidur sambil duduk, pastikan kamu melakukannya dengan aman, seperti menggunakan bantal leher, menjaga postur tubuh tetap baik, dan tidak tidur terlalu lama.

Namun, tetap utamakan tidur dalam posisi berbaring untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.

Itu dia Bahaya dan Cara Aman Tidur Sambil Duduk. Share artikel ini ke teman kalian yang sering banget tidur sambil duduk baik di kantor atau di kendaraan.

Baca juga artikel menarik lainnya seperti Cara Menghilangkan Mata Bengkak Akibat Kurang Tidur dan 5 Cara Mudah Memilih Bantal Tidur yang Bagus di halaman artikel Yuureco Indonesia!

FAQ

Apakah tidur sambil duduk berbahaya?

Tidak selalu. Aman jika hanya sebentar, tetapi berisiko jika dilakukan terlalu lama atau terlalu sering.

Apakah tidur duduk baik untuk asam lambung?

Ya, dalam beberapa kasus bisa membantu karena posisi tubuh lebih tegak mencegah asam naik ke kerongkongan.

Kenapa bangun dari tidur duduk terasa pegal?

Hal ini terjadi karena otot tidak mendapat penopang yang baik selama tidur, sehingga menjadi tegang.

Apakah tidur duduk bisa menggantikan tidur malam?

Tidak. Tidur duduk tidak bisa memberikan kualitas tidur yang sama dengan tidur berbaring.

Tag:Tidur
Membagikan:
Dapatkan notifikasi promo dan update terbaru dari kami.Dapatkan notifikasi promo dan update terbaru dari kami.Dapatkan notifikasi promo dan update terbaru dari kami.Dapatkan notifikasi promo dan update terbaru dari kami.
Dapatkan notifikasi promo dan update terbaru dari kami.
Berlangganan Newsletter Kami

Dapatkan notifikasi promo dan update terbaru dari kami.

iframe.style.setProperty('bottom', '70px', 'important'); // ubah angka ini iframe.style.setProperty('right', '20px', 'important'); // ubah angka ini